PEMANFAATAN TUMBUHAN OBAT DI DESA MEKAR MAKMUR, KECAMATAN SEI LEPAN, KABUPATEN LANGKAT: STUDI ETNOBOTANI
Abstract
Ethnobotanical studies are very important to preserve local wisdom in the face of modernization. This study aimed to identify medicinal plant species utilized by the community of Mekar Makmur Village, Sei Lepan District, Langkat Regency. A quantitative descriptive method was employed through field surveys and interviews with 20 informants selected via snowball sampling. The results identified five medicinal plant species: noni (Morinda citrifolia L.) for diabetes, areca nut (Areca catechu L.) for cancer prevention, turmeric (Curcuma domestica Val.) for digestive disorders, coconut (Cocos nucifera L.) for internal heat, and soursop (Annona muricata L.) for malaria. Plant processing was carried out traditionally using fruits and leaves. The highest Use Value (UV) belonged to coconut and soursop (0.93), while noni had the lowest (0.20). These medicinal plants remain trusted and affordable treatment alternatives for the local community.
References
Abdiyani, S. (2008). Keanekaragaman jenis tumbuhan bawah berkhasiat obat di dataran tinggi Dieng. Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam, 5(1), 79–92.
Bangun, A. P. (2012). Ensiklopedia tanaman obat Indonesia. Indonesia Publishing House.
Budiaman, Mukrim, A., Maulana, U., Firdaus, M. N., & Tachril, M. I. (2020). Dilema transformasi kearifan lokal masyarakat adat Baduy. Raja Grafindo Persada.
Daud Yanti, dkk. (2021). Etnobotani tumbuhan obat tradisional di Desa Huilelot dan Desa Uiasa, Kecamatan Semau, Kabupaten Kupang. Jurnal Pendidikan Biologi.
Gani, A. R. F. (2025). Kajian pemanfaatan tumbuhan obat pada masyarakat Karo di Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara dalam pembelajaran etnobotani [Repositori Universitas Negeri Malang]. https://repository.um.ac.id/391822/
Handayani, A. (2015). Pemanfaatan tumbuhan berkhasiat obat oleh masyarakat sekitar Cagar Alam Gunung Tilu, Jawa Barat. Jurnal Pros SemNas Masy Biodiv Indon, 1(6), 1425–1432.
Hayati, N., & Ginting, M. (2024). Pemanfaatan tumbuhan obat untuk perawatan ibu pasca melahirkan (oukup) pada etnis Karo di Kabupaten Langkat. Jurnal Fitofarmaka Indonesia.
Julung, H., Supiandi, M. I., Mahanal, S., & Zubaidah, S. (2023). Kajian morfologi dan manfaat tanaman pinang (Areca catechu L.) pada masyarakat lokal. Jurnal Pendidikan Biologi.
Kartini Santi. (2022). Mengenal tanaman obat tradisional kahedupan. MujionoRA.
Lubis, S. R., dkk. (2024). Pola pemanfaatan tumbuhan obat dalam praktik pengobatan tradisional etnobotani di Indonesia: Systematic literature review. Jurnal Media Akademik. https://jurnal.mediaakademik.com/index.php/jma/article/view/5923
Mahendra, B. (2005). 13 jenis tanaman obat ampuh. Penebar Swadaya.
Nasution, J., & Susilo, F. (2023). Kajian etnobotani tumbuhan obat oleh etnis masyarakat di Dusun Aras Napal, Desa Bukit Mas, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat. Repositori Universitas Medan Area. https://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/178
Nilacakra, Jumanta. (2019). Buku pintar tumbuhan. PT Elex Media Komputindo.
Nursiyah. (2013). Studi deskriptif tanaman obat tradisional yang digunakan orangtua untuk kesehatan anak usia dini di PAUD Miftahul Ulum. Skripsi, Universitas Negeri Semarang.
Pratiwi, D., dkk. (2025). Etnomedisin dan inventarisasi tumbuhan obat tradisional oleh masyarakat sekitar kawasan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL), Kabupaten Langkat. Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan.
Samosir, A., dkk. (2024). Peningkatan studi etnobotani dan konservasi tanaman obat melalui taman TOGA di Desa Batu Jongjong, Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat. Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei. https://jurnal.usi.ac.id/index.php/JPMSMH/article/view/832
Silalahi, M. (2023). Kajian etnobotani tumbuhan obat oleh masyarakat lokal etnis Batak Mandailing di Desa Tanjung Julu. Jurnal Kauniyah. https://journal2.uinjkt.ac.id/index.php/kauniyah/article/view/17958/0
Simanjuntak, H. A. (2021). Studi pemanfaatan tumbuhan obat antidiare oleh masyarakat di etnis Sumatera Utara. Herbal Medicines Journal. https://www.semanticscholar.org/paper/d3b3cd6b1cb21dbd236dcfa3b6e5a87f40ef933f
Simanjuntak, P., dkk. (2021). Skrining fitokimia dan nilai guna (Use Value) tanaman obat tradisional di kawasan penyangga hutan lindung Kabupaten Langkat. Jurnal Kimia Sains dan Aplikasi.
Siregar, N., dkk. (2021). Kajian etnobotani tumbuhan obat etnis Batak Toba di Desa Peadungdung, Sumatera Utara. Jurnal Biologi Papua. https://ejournal.uncen.ac.id/index.php/JBP/article/view/1646
Sitepu, M., dkk. (2023). Kajian etnobotani Zingiberaceae sebagai bahan pengobatan etnis Karo di Kecamatan Sei Bingai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Jurnal Ilmiah Biologi UMA (JIBIOMA). https://jurnalmahasiswa.uma.ac.id/index.php/jibioma/article/view/1654
Suwantana, G., dkk. (2023). Tanaman kelapa untuk upakara. Denpasar.
Tarigan, S. B. (2022). Studi etnobotani tumbuhan berkhasiat obat bebas (self-medication) pada masyarakat pedesaan di Kabupaten Langkat. Jurnal Farmasi Klinis dan Komunitas.
Tumanggor, M., dkk. (2025). Exploration of medicinal plant in Telaga Village, Langkat District, Sumatera Utara Province, Indonesia. Jurnal Etnobotani Internasional.
Utami, R. D. (2018). Kajian etnobotani masyarakat dalam pemanfaatan tumbuhan obat. Jurnal Biologi dan Lingkungan, 40–51.
a










