PENDAMPINGAN BUMDES OLANG MESA MELALUI PENGUATAN SARANA USAHA, BRANDING DESA DAN AKSES PASAR DIGITAL UNTUK PERTUMBUHAN EKONOMI BERKELANJUTAN
Abstract
Village economic empowerment through Village-Owned Enterprises (BUMDes) is an essential strategy for promoting community economic self-reliance. Bonde Village, Majene Regency, possesses significant fisheries potential, particularly the Ambu fish commodity. However, the optimization of this potential remains constrained by limited production facilities, weak visual brand identity, and low digital marketing literacy. This Community Service Program (PKM) aimed to transform BUMDes Olang Mesa into a key aggregator of the village economy by strengthening physical facilities, developing an integrated village branding strategy, and expanding access to digital markets. The program was implemented using a participatory approach consisting of four main stages: data collection through Focus Group Discussions (FGDs), strengthening production facilities and capacity, implementing branding and digital marketing strategies, and program evaluation. The results demonstrated significant improvements in the management and development of BUMDes business activities. In terms of facilities, the program improved the aesthetic quality of the food stall and developed value-added culinary product diversification using Ambu fish, including jepe-jepe, chili sauce, and fish meatballs. In terms of branding, the village's commercial image was strengthened through the installation of a Desa Binaan neon box, commercial business signage, and decorative lighting arrangements. In terms of digitalization, the commercial reach of the products was substantially expanded beyond the geographical boundaries of Majene through the utilization of e-commerce platforms and social media managed centrally by BUMDes. The synergy among adequate facilities, a strong visual identity, and digital marketing has proven effective in supporting inclusive and sustainable village economic growth.References
Aminuddin, Z. (2020). Pemberdayaan Masyarakat Desa: Strategi dan Implementasi. Alfabeta.
Anwar, M. K., & Hasanah, L. (2023). Efektivitas media sosial sebagai alat pemasaran produk lokal desa. Jurnal Komunikasi Pembangunan, 11(1), 56–70.
Arsyad, L. (2019). Ekonomi Pembangunan (Edisi Kelima). UPP STIM YKPN.
Astuti, P., & Nurhadi, D. (2020). Implementasi e-commerce untuk pemberdayaan UMKM desa. Jurnal e-Bisnis dan Teknologi Informasi, 4(3), 150–162.
Badan Pusat Statistik. (2023). Statistik Desa 2023. BPS.
Hartono, B., & Agustina, N. (2022). Model penguatan BUMDes untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Daerah, 15(1), 22–39.
Hidayat, A. R., & Nugraha, B. P. (2023). Pengelolaan keuangan BUMDes: Solusi menuju desa mandiri. Jurnal Akuntansi Publik, 5(3), 55–69.
Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. (2014). Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 114 Tahun 2014 tentang Pedoman Pembangunan Desa. Kemendagri.
Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi. (2022). Panduan Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Kemendesa PDTT.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2022). Panduan Program Kreativitas Mahasiswa: Inovasi dan Pemberdayaan Desa. Kemendikbud.
Kementerian Perdagangan. (2023). Strategi Pemasaran Produk Lokal Desa: Panduan Praktis untuk UMKM Desa. Kemendag.
Kurniawan, A. (2022). Pengelolaan Keuangan Desa: Panduan Praktis bagi Pemerintah Desa dan BUMDes. Ganesha Press.
Kurniawan, H., & Setiawan, A. (2023). Penerapan teknologi tepat guna dalam pengelolaan produk lokal desa. Jurnal Inovasi dan Teknologi Desa, 7(3), 33–48.
Lubis, F., & Maulana, R. (2021). Analisis implementasi sistem informasi UMKM berbasis digital. Jurnal Sistem Informasi, 9(4), 201–215.
Mardikanto, T., & Soebianto, P. (2020). Pemberdayaan Masyarakat dalam Perspektif Kebijakan Publik. UNS Press.
Nugraha, A., & Putri, D. K. (2022). Model pemasaran digital untuk UMKM desa di era disrupsi. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, 10(1), 101–116.
Nugroho, R., & Utami, L. P. (2021). Strategi peningkatan kompetensi masyarakat desa berbasis teknologi digital. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 5(3), 120–134.
Perdana, H., & Ramadhan, F. (2023). Optimalisasi inovasi produk lokal melalui kemitraan dengan perguruan tinggi. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 7(2), 73–88.
Permana, S., & Widodo, R. (2022). Pemberdayaan masyarakat desa melalui program pelatihan usaha mikro. Jurnal Pemberdayaan Ekonomi, 6(2), 98–112.
Pranoto, S. (2021). Strategi Pengembangan Produk Lokal Desa: Pendekatan Inovasi dan Pemasaran. UB Press.
Purnamasari, E. T., & Susilo, D. (2023). Optimalisasi potensi lokal desa melalui BUMDes: Kajian empiris di Indonesia Timur. Jurnal Pengembangan Desa, 9(1), 45–60.
Rahayu, S., & Indrawan, A. (2023). Evaluasi keberlanjutan program pemberdayaan ekonomi desa. Jurnal Pemberdayaan dan Kemasyarakatan, 8(1), 85–102.
Santoso, T. R., & Darwis, A. (2019). Manajemen Badan Usaha Milik Desa (BUMDes): Praktik dan Tantangan. Gramedia Pustaka Utama.
Sihombing, R. T. (2020). Peran teknologi informasi dalam pengembangan UMKM di desa. Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi, 6(2), 77–85.
Sudarmono, T., & Lestari, R. (2022). Digitalisasi pemasaran produk desa: Peluang dan tantangan. Jurnal Bisnis dan Teknologi, 8(4), 210–225.
Suharto, E. (2021). Membangun Masyarakat Memberdayakan Rakyat: Kajian Strategis Pemberdayaan Sosial dan Pembangunan Kesejahteraan Sosial. Refika Aditama.
Sumodiningrat, G. (2021). Pembangunan Berbasis Komunitas: Landasan Teori dan Praktik di Indonesia. Pustaka Pelajar.
Suryana, E. (2021). Inovasi produk lokal desa: Studi kasus pengolahan hasil perikanan di Majene. Jurnal Teknologi dan Inovasi, 12(2), 89–101.
Wahyuni, S. A., & Prasetyo, H. (2022). Manajemen usaha mikro desa: Studi pada BUMDes di Sulawesi. Jurnal Ekonomi Desa, 10(2), 78–90.
Widjaya, I. G. (2022). Strategi pengembangan literasi keuangan pada UMKM desa. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Desa, 3(3), 45–61.
Yuliana, E., & Firmansyah, M. (2021). Strategi branding produk UMKM desa melalui Visual Identity System. Jurnal Desain Komunikasi Visual, 5(2), 33–47.





